BAB 2 ANALOGI ROUTING

B.  ANALOGI ROUTING
Berikut akan dijelaskan step by step proses terjadinya routing dalam sebuah jaringan.contoh kasus yang di ulas terkait pengiriman data dari komputer satu ke komputer lain dalam jaringan lokal.dalam contoh dengan IP Address 10.10.10.1/24 akan mengirim file melalui share direktor ke komputer B dengan IP Address.
1.      User komputer A ( 10.10.10.1) akan meletakan file pada share directory komputer B (10.101.10.2)
2.      Pada komputer A aplikasi windows Explorer yang di gunakan oleh user akan memanggil function sistem operasi untuk memmulai sesi komunikasi (layer 5 OSI)
3.      Protokol tcp betugas memastikan bahwa data yanh dihasilkan oleh SMB akan di kirim ke alamat tujuan secara utuh. TCP akan menghasilkan protocol number , sign off on packet oleh karena itu , di butuhkan Proses mekanisme Protokol IP yang berada pada layer 3 OSI.
4.      Paket data tersebut akan ditambahkan informasi pengalamatan host pengiriman dan alamat tujuan oleh protocol IP.informasi alamat pengriman ditambahkan pada header paket. Adapun cara mencari alamat tujuan adalah berdasarkan NetBIOS name .paket broadcast dikirim untuk meminta komputer dengan nama COMPUTER_B agar segera merespons.paket data yang di – broadcast
5.      Setelah IP adrdress sender dan desttination di tambahkan dalam header paket data,Proses selanjutnya adalah memeriksa bahwa alamat tersebut masih dalam network ID dan broadcast ID yang sama atau tidak
6.      Oleh karena itu Proses komunikasi tidak di lanjutkan sampai pendekatan MAC address adalah protokol untuk data link
7.      Pada contoh kasus komunikasi berdasarkan MAC address,Proses transmisi data menggunakan Ptokol data link melalui interface jaringan seperti Ethener
8.      Setelah keenam tahapan yang di jelaskan sebelumnya terpenuhi proses transmisi data dengan share direktor berhasil di jalankan
 Proses pelacakan aliaran data dari pengirim dapat anda pantau dengan menggunakan perintah tracet pada dengan menggunakan perintah trcet pada command   prompt atau traceraute pada shell linux.

Gambar 2.2 perintah tracet google,com
Hop yang akan datang kali dilewati dalam proses transmisi data adalah perangkat router dengan ip address 192.168.1.1 kemudian sampai hob 11 pada ip address 74.125.251.205 kemudian samapai pada host atau 216.239.38.20






Gambar 2.3 skema satu router untuk dua jaringan berbeda
Dalam contoh ini,seorang user di pco akan mengambil fle di PC2.PCO memiliki IP address 172.16.0.1/25 sedangkan PC2 memiliki IP address 192.168.11.1/26. Proses pengiriman data melalui router.:
1.      Penggunaan PCO ( 172.1601) telah mempunyai fungsi drive mapped ke PC2 (192.168.111.1) oleh karena penerimaan dalam contoh kasus ini user  PC 0 akan datang mengunakan
2.      Dari proses pembandingan antara kedua IP Address baik dalam pengiriman dan alamat pnerimaan memiliki network ID dan brocasdt ID yang berada pada dua jaringan
3.      Berbekal informasi dalam tabel routing pada PCO tujan berikutnya yang harus dilewati oleh paket tersebutadalah perangkat router dengan tujuan akan dicariakan rute terbaik router dengan catatan bahwa router tersebut berada dalam jaringan yang sama dengan ip address 172.16.0.1 126/25).ip addres router ini menjadi jalan pertama atau hop
4.      Jika ternyata tidak ada jalur ke jaringan tujuan dalam tabel route dari PCO ),secara otomatis data akan diteruskan
5.      Protokol ARP dalam layer 3 akan digunakan memperoleh informasi MAC addres PC2 (192.168.11.1)
6.      Disnilah peran router setelah menrima paket data dari  PCO router harus memutuskan kemanakah paket tersebut akan dilewatkan . tahap pertama router akan melakukan verfikasi  aturan firewall
7.      Jika paket diterima ,router akan mememriksa informasi  tabel routernya tentang  jalur  ke jaringan tujuan yang terhubung langsung ke interface lain dalam router yang sama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 1 VTP(Virtual Trunking Protocol)

BAB 1 MEMBANGUN LAN DENGAN CATALYST CISCO

BAB 1 SWITCH